Jumat, Agustus 23, 2013

Selamat Pagi, Le...

Selamat pagi, cah bagus...
Tanggal yang sama sebulan lalu...
Allah tunjukkan sebuah keajaiban penciptaan makhluknya...
Ya, sebulan lalu kamu lahir, sayang...
Di kala matahari masih malu...
Saat daun2 berucap syukur atas terciptanya embun..
Selamat pagi, wahai prajurit syurga..
Hanya ini yang mampu umi dan abi persembahkan...
Sujud panjang pd Sang Pemilik Segala..
Memohon jubah jubah terbaik utkmu...
Meminta air susu ternikmat yg mengalir di surgaNya..
Memohon kehangatan kasihNya untukmu...

Ahh, Le...
Sbenarnya umi pun paham
bahwa tak perlu memohon padaNya begitu...
Apapun yang kau butuhkan pasti ada
Apapun yang kau minta pasti dikabulkanNya,bukan?
Ya, karna Dia Yang Maha Menjaga terus menjagamu di surgaNya...
Dan bukankah sebaik2 tempat kembali adalah surga?

Dia pasti maklum,
karna hanya ini yang mampu kuberi untukmu, anakku yg sholeh..
Seuntai doa, rangkaian dzikir...
Berharap air mata yg mengalir bersamanya menjelma embun penyegarmu...
Mashka, prajurit surga umi dan abi...
Nyenyakkan tidur panjangmu, sayang...
Bermainlah di taman surga yg indah...
Peluk cium rindu dari umi dan abi...
Jumat pagi.23.8.13

Kamis, Agustus 22, 2013

Semburat Kasih Ibu pada Purnama

Kupandangi bulan malam ini..
Indah...namun mengabur seiring rasa rindu yg semakin membuncah...
Saraf otakku mengirim sinyal ingatan...
Pada posisi bulan yang sama, diputaran yang lalu..
Aku bertahan dengan apa yg orang sebut gelombang rahim..
Aku berjuang menahan sakitnya...
Kau berjuang menemui kami...

Semburat bayangan bulan..
Tergambar seorang ibu menggendong anaknya...
Semburat bayangan yang ada ketika aku dan kau berjuang di medan syahid...
Sungguh kala itu aku rela melepas nafas untuknya...
Hingga fajar tiba dan menuai keajaiban kehadiran prajurit surga...

Ah,sayang...
maafkan jika malam ini umi masih menggugu merindumu...
Lihat, alangkah indahnya bila ibu dan anak di bulan itu adalah kita...
Yang mengisi kesunyian malam dengan kehangatan pelukan...
dengan kesunyian hati yg melantunkan lagu kasih...
Sungguh umi sangat merindukanmu,duhai prajurit syurgaku...
Di sini sepi tanpamu,sayang...
Tidurlah di pangkuan umi sejenak lewat mimpi...
Umi akan minta ijin kepada Pemilikmu...
Seperti malam2 sebelumnya, setelah doa tidur, ayat kursy, dan alfatihah...

Ya Rabbi...
Berilah kesempatan pada ibu ini rasa bahagia bertemu sang buah hati ..
walaupun hanya di  alam mimpi...
Allah...iman ini masihlah dangkal...
tapi ijinkan Ya Rabbi...Dzat Yang menguasai seluruh hati...
Yang Memegang seluruh jiwa...
Obatilah jiwa yg merindu ini lewat mimpi...
Seperti kuasanya Engkau menggambarkan kasih ibu dan anaknya pada semburat di purnama...
Maka gambarkanlah kasih kami lewat mimpi malam ini...

Sepi. 22.8.13

Puisi Penghibur Duka

kemari anakku,
kita berbincang tentang langit malam
disana..nun di balik pekat cakarawala...
do'a-do'a setiap kita tertambatkan
merapat bersama tasbih bintang-bintang
milikmu, adakah disana?

tentu anakku
engkau mesti menjaga-Nya
hingga Ia yang Maha penyayang
berkenan melindungimu
bukankah Ia memberi jika engkau meminta?
maka berdo'a lah,sematkan ia di sana
di sisi takbir mahluk-mahluk langit

tak ada yang bisa kuwariskan anakku sayang
hanya bisa aku kabarkan
sabda suci dari sang Nabi
tentang keagungan Tuhan nya
Rabb kita....
Tuhanku juga Tuhanmu

Kemuliaan Nya disana nak,
Bersemayam di atas Arsy yang maha suci
dan demi umurku!
Ia sedekat ini
serapat buluh-buluh nadi
maka masihkah engkau merasa sepi?

hanya ini anakku
ini saja yang aku punya....
*hiawata*

 ----- 888 -----

Bermimpilah yang indah, anakku
saat kucium keningmu dengan mata basah
disini ada ayah dan ibu yang selalu mengirim doa untukmu nak
Airmata kami insya Allah
akan menjelma seumpama titian pelangi
membawamu kesana, ke haribaanNya
yang kekal
bersama doa-doa yang kami lantunkan
setiap saat, setiap kali,

Bermimpilah yang indah, anakku
Kamu tak akan sendiri
Kami selalu hadir untukmu, disampingmu
menyenandungkan tembang-tembang syahdu
Kami selalu ada bagimu
bersama lirih dzikir dan takbir penuh tawadhu’

Bermimpilah yang indah,anakku
dalam lelap tidur panjang, kasih ayah ibu menemanimu.


Sumber : rumah kain kasa bunda