Senin, Oktober 14, 2013

SIAS (Senyum Ibu Anak-anak Surga)

Selamat puasa arofah dan wukuh bagi yang berhaji. Sayangnya, aku menjadi orang yang kurang beruntung karna tahun ini tidak melaksanakan keduanya. Usai menemani orang rumah sahur, aku cuma bisa nangis. Merasa merugi serugi-ruginya. Padahal doa diijabah, dosa diampuni dan dihapus, hajat dipenuhi, komunikasi tanpa hijab dengan Sang Maha Pemberi, tapi ga bisa ikutan *nangis lagi*
Ah, jadi menghibur diri bahwa tubuh ini pun milikNya, Dia pulalah yang berhak mengatur siklusnya.

Sudah cukup 'gelonya', yang seperti inipun kata suami kudu ikhlas, ndak condong ke kufur ni'mat, na'udzubillah.

Bahas rencana forum yang kemaren sempet dibahas diposting sebelumnya aja ya. 
Alhamdulillah, setelah banyak masukan dari beberapa temen dan pertimbangan dari beberapa kenalan yang kuanggap lebih arif, tercetuslah group ini 

Senyum Ibu Anak-anak Surga. Nama ini terlintas begitu saja siang kemaren. Daripada ide ini mentah dan cuma ngambang, pada akhirnya kuputuska untuk mengambil nama ini sekaligus membuat desain logonya. Kalaupun nanti ada yang punya nama lebih oke, bisa diganti ko. Jadi nama ini cuma buat 'pancingan' aja, biar rencana silaturahim ini ga mentah begitu saja.

Tujuan dari group ini pada dasarnya adalah 'menganyam' senyum bagi orang tua -terutama ibu- yang pernah kehilangan buah hatinya yang belum baligh. Baik itu dengan menjadi wadah sharing/ curhat, saling memotivasi, maupun sekedar menemani dan meyakinkan bahwa yang bersangkutan tak sendiri. 

Karena tidak dipungkiri bahwa kesedihan ini dapat membawa tekanan psikologis yang cukup berat. Sperti yang pernah kualami dan kuceritakan. Namun, karna sebelumnya Allah telah mempertemukanku dengan orang lain yang juga mengalami hal serupa, terus terang, takdir ini lebih mudah dihadapi. Lebih mudah bukan berarti mudah lho ya, karna saat inipun duka ini masih mengambang dan sewaktu-waktu bisa tumpah kala iman lemah.

Bismillahirochmannirohim...semoga grup ini kelak mampu memberi semangat dan harapan bagi anggotanya untuk tetap tegak menjalani hari-hari berikutnya dengan kesabaran. aamiin.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar