Rabu, Oktober 23, 2013

Lalu Pantaskah Aku Cemburu

Wahai yang Maha Mencipta,
masih sangat lekat diingatan..
kala Engkau kabulkan hajat kami akan buah cinta.
Dan di waktu yg berdekatan, Engkau karuniakan
kabar bahagia yg sama kpd wanita lainnya...
Dan kini, 
Diantara semua kelahiran, ternyata akulah yg Engkau pilih memiliki seorang 'wildan'..
Lalu pantaskah aku cemburu... ?
Dan diantara semua kelahiran...
ternyata akulah yg Engkau pilih untuk memiliki
buah hati yang pasti menempati firdaus..
buah hati yang pasti meringankan hisab..
buah hati yang pasti menunggui di pintu syurga..
Lalu pantaskah aku cemburu...?
Jika ternyata akulah yang terpilih
untuk tidak menerima amanah
yang mungkin belum mampu kujalankan sesuai perintahMu
Jika ternyata, akulah yang terpilih
mendapatkan kesempatan dariMu
untuk memiliki salah satu kunci syurga..
Lalu pantaskah aku cemburu?
Tidak!
Sedikitpun tak pantas aku cemburu
Karna tak ada yg menandingi Maha PengetahuanMu
Karna tak ada yg memiliki keluasan sayang melebihi Engkau
Karna Engkaulah yg Maha Bertanggungjawab atas janji



3bulan setelah melahirkan wildanku...
23102013

5 komentar:

  1. wah kenapa cemburu, harusnya kan bahagia dan bersyukur :)
    pasti lucu wildannya

    BalasHapus
  2. Terharu, semoga buah hati ibu menjadi anak yg berbakti kepada orang tua... Amin
    lain kali, mampir jg di blog saya ya Bu,^^
    coretan-along.blosgpot.com

    BalasHapus
  3. @vika : Terimaksih, vikaa....Saya bahagia , hanya saja saya pun manusia. Bahkan ketika Rasulullah kehilangan Ibrahim, sang buah hati kala masih berumur 10 bulan, beliau juga menangis menggugu. Maka wajar jika manusia dengan kadar semulia Beliau saja menangis, terlebih saya yang masih dangkal ilmu terlebih sabar. Tapi toh saya akan terus belajar dan berusaha....Karna wildan saya menunggu... Doakan yach ^^

    @a long : :) terimakasih... aamiin

    BalasHapus
  4. yang penting tetep Yakin saja mbk Dina .. Skenario Alloh lebih indah...
    Aminnnn...

    BalasHapus