Senin, Oktober 21, 2013

Selamat Milad, Suamiku...

Posting telat untuk ngucapin selamat milad buat suami... Hehe, maap ya, abi. Berhubung miladnya pas liburan, makanya ga bisa langsung nulis, mending ngabisin waktu sama orangnya langsung.. ^^


Selamat milad, Suamiku...
Setahun sebelumnya, doa dan harapanku agar tahun ini masih dipertemukan.. Alhamdulillah Allah mengabulkan.
Setahun sebelumnya, doa dan harapanku agar tahun ini Allah mengkaruniakan permata hati bagi kita, Alhamdulillah itupun dikabulkan. Meski ya, kemudian Allah menagguhkannya kembali untuk menjadi peringan hisabNya kelak.
Dan yang pasti, setahun lalu doa terbaik agar engkau menjadi imam yang senantiasa haus menambah ilmu, menebalkan iman, dan membimbing visi keluarga kita, semoga tetap terjaga di tahun ini sampai selanjutnya.

Ini hampir tahun keempat membersamai usiamu. Perbedaan mencolok dari dua karakter berbeda yang kita miliki membuatku banyak belajar darimu, semoga sebaliknya. Kalau biasanya pasangan suami istri itu banyak kemiripan, kita memang menjalani sebaliknya selama ini. Tapi itulah yang paling membuatku bersyukur padaNya karna telah mempersatukan kita. Karena dengan perbedaan itulah kita dilengkapkan untuk membangun visi dunia dan akherat. Dari perbedaan itu pula, kelemahan masing-masing mampu terkuatkan oleh kekuatan yang lain.

Terus terang, mo ngasih kado apa bingung banget. Hehehe, yang ulang tahun ditanya pasti jawabnya sama dari tahun ke tahun, "Dikasih kado sayangnya aja yang lebih"... Nah, ini yang makin bingung. Meski ya, dalam tradisi kita, emang jarang sama yang namanya kado-mengado. Doa sudah menjadi kado terbaik untuk kita, terlebih perbaikan amaliyah dari pasangan juga selalu jadi kado terbaik..

Selamat milad, Suamiku...
Meski kali ini kita masih berdua, Allah bukan hanya menghadiahkan permata hati di dunia, namun juga di akherat. Peringan saat hisab, 'penggandeng' kala memasuki Jannah.
Semoga, hadiah Allah tahun ini makin membut keluarga kita 'kokoh' memperjuangkan visi masa depan akherat, serta kuat untuk meraih dunia dalam genggaman.
Usia memang bertambah, namun perjalanan hidup sesungguhnya telah berkurang. Semoga semakin berkurangnya umur ini, Allah karuniakan iman yang terus mengakar dalam hatimu, teladan dan panutan dalam tindakmu, kelapangan rizqi yang halal dan barakah, dan ilmu yang tak putus dalam fikirmu.

Dan tentunya:
  
 وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهْدِينِ .رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Dan Ibrahim berkata: "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh

Semoga ayat ini selalu menjadi pengingat dan pemotivasimu, hingga "Ishaq" hadir dalam kehidupan dunia akherat. Aamiin..

1 komentar:

  1. اَمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

    terimaksih atas doa dan perhatiannya syang, semoga ap yg menjadi visi misi dunia akhirat qt mendapat ridha dan barokah Allah SWT, Aamiin.

    BalasHapus