Kamis, Mei 30, 2013

Sunnah Nabi dan Kebiasaan Sahabat Menyambut Kelahiran Anak (Revisi dan Opini)

Berhubung post tentang Sunnah Nabi dan Kebiasaan Sahabat Menyambut Kelahiran Anak jadi artikel yang hampir setiap hari dibuka oleh pengunjung blog, rasanya ada yang perlu saya tambahkan untuk post yang takutnya nanti malah jadi dosa kalo apa yang saya tulis ga bener.

Jadi begini, post itu berangkat dari kultwit following saya di twitter. Karna hal tersebut termasuk baru bagi saya, saya mencoba mensharenya. Sebenernya sich biar jadi pengingat saya kalo punya anak nantinya, gitu pikir saya.

Nah, syukur alhamdulillah, saya benar2 akan segera melahirkan insyaAllah 1,5bulan lagi. Saya jadi inget dengan posting saya tersebut dan membacanya kembali. Nah, setelah krocek sana sini ternyata ada beberapa pro dan kontra terhadap sunnah ini. Adapula penjelasan yang agak berbeda dari takaran penimbangannya. Ini dia revisi2 yang saya dapatkan:

1. DIUKUR BERDASAR PERAK
    Pada posting saya, ukuran penimbangan rambut bayi berdasar ukuran emas pada saat itu. Tapi di beberapa artikel, dan saya pernah melihat tayangan di mozaik islam transtv, menyatakan kalo timbangannya berdasarkan perak.

2. RIWAYAT YANG TIDAK SHAHIH
    Ada artikel yang menjelaskan bahwa riwayat sunah ini tidak shahih. Monggo dipelajari :
Mencukur Rambut Bayi Dan Menyedekahkannya Dengan Perak


Nah, berhubung ilmu yang saya miliki cetek banget, saya sendiri ga tahu seberapa shahihnya hadist ini. Karna ya, sebelumnya toh dikeluarga saya ga melakukan sunah ini. Jadi saya dan suami memutuskan begini: Toh ini sunah, kalo dilakukan ada pahala, klo enggapun gapapa. Dan kalopun ga shahih, niatkan sedekah pun ga ada ruginya malah berpahala.
Terimakasih. Semoga bermanfaat ^^

 

1 komentar:

  1. InsyaALlah ... selama nait qt baek & lillahita`ala, Aamiin

    sedikit inpo juga untk share, bisa dibaca di

    http://myquran.org/forum/index.php?topic=45671.0

    semoga bermanfaat :)

    BalasHapus