Tampilkan postingan dengan label santai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label santai. Tampilkan semua postingan

Selasa, September 20, 2011

Sunnah Nabi dan Kebiasaan Sahabat Menyambut Kelahiran Anak

Hari ini banyak kultwit di twitland. Karna sebagian pembisnis dan investor, seperti biasa, share tentang bisnis dan usaha paling banter di twit. Tapi ada satu yang beda dan menarikku untuk nyimak TLnya. Adalah dari @Muhammad_Rofiq, ga tau persisnya, tapi dari track record twitnya tentang usaha membuatku memfolonya beberapa waktu lalu. Nah, kali ini beliau share tentang "Sunnah Nabi dan Kebiasaan Sahabat Menyambut Kelahiran Anak", well karna merasa perlu dan mengakui tentang keterbatasan memoriku, maka aku bermaksud sharingi di blog. Yach, untuk arsip dan share juga buat yang butuh. Yuk mari disimak....


Di twitter sering sekali para guru2 kita twit utk menganjurkan segera menikah, karena banyak sekali keutamaan dari menikah bagi kebaikan pribadi dan umat. Nah, jika menikah tentu akan mengharapkan kelahiran si buah hati yaitu anak tercinta. Setelah anak lahir, banyak sekali sunnah Nabi menyambut kelahiran si bayi, seperti; segera mengadzankan dan iqomat di telinga si bayi, memberi nama dsb. Yang  sering disampaikan adalah melakukan Aqiqah,  2 kambing utk anak laki2 dan 1 kambing utk anak perempuan.


Sebetulnya ada 1 lagi sunnah nabi utk menyambut kelahiran anak yg mungkin jarang dipraktekkan saat ini. Apa itu? 
Nabi mengajarkan kpd kita untuk mencukur habis rambut si bayi, terus rambut tersebut ditimbang dgn timbangan utk emas. Brp berat rambut bayi tsb sesuai timbangan dinilai dgn harga emas, dan uangnya kita sedekahkan!
Apa faedahnya? 
Sama seperti faedah sedekah; kesehatan, panjang umur, rezeki, tolak bala' dan kecerdasan! Jadi sebetulnya berpadu itu ttg konsep Emas dan Sedekah sejak bayi (yg keduanya lg trend saat ini!) Bagi yg akan punya anak, laksanakan tuh sunnah Nabi utk mencukur, menimbang dgn takaran emas dan mensedekahkannya! Krn itu dlm seminar sy sering bilang "sedekah itu mencerdaskan", lakukan sejak bayi! 
Mungkin dari sini ya muncul istilah "rambut emas":),  jd kalo bayi kita rambutnya lebat, itu artinya bisa sedekah yg besar!


Kalo khalifah Ali bin Abi Thalib ada juga kebiasaan kepada anaknya utk membuat si anak cerdas. Apa itu?  Kebiasaan khalifah Ali RA itu sering disebut "40 rebo an" utk kecerdasaan anak juga. Bagaimana itu? Setelah rambut si bayi di cukur dan tumbuh lagi, setiap hari rabu, rambut si bayi di potong sedikit selama 40 hari Rabu. Ketika di potong sedikit, bacakan Alfatihah dan shalawat nabi di ubun2 si bayi, doakan kebaikan untuk nya! Dari zaman dulu, byk sekali yg sdh praktekkan ini dan anak yg dilakukan ini, setelah dewasa Alhamdulillah baik!  Itu adalah kebiasaan Khalifah Ali RA kepada anak2nya (baca; cucu2 Rasul) utk kecerdasan dan keutamaan2 mereka.
Itu dulu tips dari Nabi dan Sahabat utk kebaikan putra-putri kita tercinta ya! Bagi yg blm melaksanakan, silahkan disegerakan, semoga menjadi kebaikan utk kita semua ya :)


===========================================================================


Waah, kalo boleh jujur belum pernah denger yang seperti ini. Taunya sebatas cukur rambut biasa. Malah sebagian dicampur2in sama hal2 syirik.. Na'udzubillah. Nah, #Alhamdulillah ya (syahrini eaaa) hari ini kita dapet ilmu baru. Nah, karna september ini uda ngantri 3 temenku yang melahirkan baby baru, plus para sahabat yang HPLnya uda deket, hmmm.. semoga bisa jadi referensi ya... Biar si buah hati cerdas dan menjadi star, ga harus minum bebe**q...hehehe. 


-semoga bermanfaat-

Jumat, September 16, 2011

Cerdas itu Sederhana

Pagi tadi, sebuah pelajaran segar sempet mampir di kepalaku. Tepatnya dari motivator kelas nasional yang memang sering ngepost tulisan dengan bahasa ringan tapi penuh manfaat. di jamilazzaini.com itu ada tulisan terbarunya yang berjudul "Gunakan Bahasa Sederhana". Coba deh baca, menggelitik tapi sarat makna. Tulisan itu jadi mengingatkanku pada artikel yang berjudul "Cerda itu Sederhana", tapi lupa punya siapa, dicari ga nemu, kalo ga salah siy motivator2 gitu juga.

Belajar dari artikel2 itu, sejak kapan yang namanya cerdas itu selalu ngomong dengan kosa kata yang ada di kamus ilmuwan? Ternyata bener ya... Profesor yang sekolah tinggi bahkan di luar negri pun kalo ga bisa menjelaskan dengan sederhana pasti tetep aja membingungkan. Nah lho, coba saja bayangkan apple iphone dengan segala ketidakterbatasan kemampuan aksesnya pasti tidak akan sepopuler ini kan kalo penggunaannya rumit? Itu karna dia sederhana, tinggal geser sana-geser sini, seluruh dunia bisa terlihat. Iya tho?

Seorang pejabat yang berorasi di depan warga dengan kalimat lantang penuh semangat dengan kalimat penuh 'isasi' atau 'isme' pasti cuma bikin warganya ngantuk. Mereka bertahan paling pol karna hiburan yang dijanjikan...hehehe,,,ndangdutan. Pun demikian kalo ada dokter yang menjelaskan pasiennya dengan kosakata yang ada di kamus kedokteran, pasti juga membingungkan. Trus pasiennya bilang gini, "Iya bu dokter, kami yakin kok ibu sekolah di kedokteran, Nah sekarang jelaskan saja apa yang boleh/ tidak saya makan kalo ibu ndak bisa mending saya ke mbah dukun saja." #hihihi

Cerdas itu sederhana. Guru yang terkenal cerdas pasti yang penjelasannya mampu ditangkap oleh otak para muridnya yang belum tau. Kalo ada pertandingan rumus matematika, dengan jawaban yang sama benarnya, pasti yang penyelesaiannya paling sederhana dan simpel yang akan jadi juaranya.
Demikian juga ilmu2 lainnya. Jadi, jangan merasa cerdas kalo memang ilmu yang kita punya belum mampu kita sampaikan pada orang lain dengan cara sesederhana mungkin. Itu mungkin kita cuma tau ilmunya saja, belum praktek atau contohnya. Alih2 malah dituding sombong dan sok nanti..hehehe...Giliran ditemuin sama yang bener2 ahlinya cuma diam seribu bahasa... #eaa

Serius amat yak... Ini cuma sharing lho. Opini pribadi yang nyangkut di kepala dan di keluarkan lewat tulisan. Semoga bermanfaat ya..dan mari kita menjadi pribadi yang 'membumi' dalam menyampaikan teori ... Cerdas itu simpel, cerdas itu sederhana.#tink




>>> Dan kenapa gambarnya ceplok telur? Hmmm,
#gagpenting telur ceplok adalah lambang
kesederhanaan, yaitu sarapan paling sederhana saat
bangun tidur agak kesiangan dan suami keburu ngantor..
#meringisgarink

Selasa, September 13, 2011

Lembaran baru edisi Ramadhan

Dear all...Lama ga update ya selama bulan Ramadhan kemaren. Eniwe, minal 'aidzin wal faidzin ya, maafkan segala kesalahan baik dalam tulisan atau copian artikel yang pernah terposting di blog ini, sengaja maupun ga sengaja.

Masih dalam suasana bulan syawal nih, apa kegiatan kalian? Yang kantoran uda seminggu balik kerja lagi ya? Yang kantornya di rumah kaya aku yang sekarang gini uda pada mulai lagi belum kerjaannya? Jangan salah, ini bukan cuma buat entrepreneur, tapi ibu RT aka rumah tangga juga loh.. #ehm. Well, semoga setelah bulan 'penggemblengan' kita kembali bersih dan menjaga 'kebersihannya' di bulan2 selanjutnya.

So, kalo kata mas Bruno Mars, "today my life begin" uda kumulai sejak bulan ini juga. Lirik awalnya "i'll break the chains that bind me" uda terealisasi. Yup, im free now.. Tapi bukan berarti bebas seenaknya. Justru ketika rantai yang mengikat kencang telah lepas, tugas kita adalah mulai merangkai tali atau menempa rantai baru untuk membantu kita menuruni lembah kehidupan... *eaa..

Atau seperti kata pak Mario Teguh yang bener2 'nancep' di ati, kita nekatin terjun sambil membuat sayap. Mungkin itu pasnya kali ya, karna aku yang cukup ga bisa diam ini memang sudah mulai berulah dengan buka lapak. Lapak apa? Sebenernya bingung juga kalo ditanya lapak apa, karna apa aja bakal dijalani..dari dagang kain, bikin kartu lebaran, undangan nikah, dll.. (yuk mari dilarisi...#iklan-red ^^). Dan sodara2, itu semua capek. Capek fisiknya, tapi menikmati setiap prosesnya #yay! Kalo laku semangat banget, kalo belum laku ya semangat aja... ^^

Yach, tapi bagaimanapun, semoga setelah 'pembersihan diri' di bulan Ramadhan kemaren, kita bisa membuka lembaran baru masing2 ya... Bukan hal yang mudah memang untuk mempertahankan kekuatan di bulan ramadhan. Nahan makan, nahan minum, nahan marah, nahan ngomongin orang (yuk mariii, para ladies termasuk saya), dan nahan kentut..di depan umum, haha, kalo ini ga cuma bulan Ramadhan aja ya...?

Baiklah, semoga saya, aku, kamu, anda, kita termasuk orang yang kembali menang dan fitrah. Kembali ke semangat awal. Yang balek dari mudik (ehmm, dedicated teman-temin di tanah rantau), melo dan galau pasti akan menghantui hari2 kalian, yach karna pernah ngerasa, jadi mo gimana itu pilihan. Karna memang ga mudah, mo bilang "yang sabar aja" juga ga pas, wong dulu aku termasuk yang mewek, koq.. Hak pribadi untuk menyikapinya, tapi semoga semangat ibadahnya ga kendor. Ga seperti aku yang mengendor akhir2 ini...(perbaikan diri!!). So, have nice new spirit for u all.. Semoga kita termasuk 'pemenang'.. ^^

Rabu, Agustus 10, 2011

Ketika hari itu berakhir

Mengawali kalimat dalam cerita rasanya aneh kalo dengan kata 'pada akhirnya' ya? YA tapi mo gimana lagi, toh judulnya juga dengan kata2 'akhir'. Ya, ga penting saya membahas gimana mengawali posting dengan kata atau  apa karna kebingungan saya beberapa saat lalu. hehehe...

Yach, pada akhirnya (akhirnya dipake juga), setelah mengawali opening blog ini sebagai curahan hati perantauan, kini saatnya berubah status. Yaaaaaaaaaaaaaaaaap, im back!!!! Saya benar2 kembali, ke rumah. Bahkan saat ini saya mengetik posting ini di kamar. Benar2 di kamar saya. Tapi bukan berasaan yang bak firewall ini yang saya moau bagikan, itu next time saja. Tapi prosesi perpisahan saya dengan teman2. Saya sempat janji mau bikin note di fesbuk tentang 'kekacauan' pasca perpisahan kala itu.

Siang itu, siang terakhir saya di tanjungpinang, tempat di mana selama satu setengah tahun saya merantau dan belajar, bekerja pada tepatnya, tanggal 27 Juli 2011. Sejak pagi, sudah ada rona2 bahagia di wajah saya, karna hari itu adalah hari terakhir saya menjalani kehidupan di sana. Kalo boleh jujur, saya sangat bahagia, siapa yg tidak bahagia kalo tau sebentar lagi dia akan berkumpul dengan keluarga, tapi tidak dipungkiri bahwa ada rasa sedih juga harus berpisah dengan teman2 senasib di sana.

Paginya, persiapan membereskan data di PC sudah kumulai, data2 juga dikumpulkan, sampai dengan siang hari. Menjelang pukul 2 siang, mulailah saya bergentayangan keseluruh kantor untuk melakukan prosesi pamitan dengan seluruh staf (bahasanya koq jadi mistis). Dimulai dari kantor rayon Kota. Kantor ini ada di lantai 1. Selanjutnya, di lantai 2 (lantai kantor tempatku bekerja). Di mulai dari ujung timur, eh barat ya... Tempatnya para senior, hihihi...

Nah, ini nih..belum genap seluruh lantai 2, tiba2 saya dipanggil ke ruangan keuangan dan di sana sudah berkumpul seluruh staff keuangan akuntansi. Well, mereka adalah keluarga di kantor, bisa di bilang gitu. Sejak menginjakkan kaki ke bagian akuntansi, kekompakan orang2 di dalam ruangan tersebut cukup terasa, bahkan kekompakkan jarang ikut olahraga sekalipun...hehehe (piiisss ahh... ^^). Karena assmen kami, Pak Mul atau sering juga disapa Pak Ad lagi dinas ke Jakarta, prolog disampaikan oleh Pak Herman. Hiks, siapa sangka beliau yang keras nan galak kalo lagi berhadapan dengan orang2 ranting itu bisa terharu kala menyampakan prolognya... (jadi terharu juga deh). Ditambahi dengan Pak Syawal, supervisor anggaran kami yang juga menyampaikan beberapa wejangannya membuat suasana tiba2 membuatku haru biru. Salah satu kalimat beliau "..jadi gini., Din..Nanti kalau dina tidak di sini, tolong yang baik2 yang diingat, yang tidak sesuai hati dibuang jauh aja ke selat Malaka." *GUBRAK!!* Pak, saya mau ke Jawa, ga lewat selat malaka lhoooo... Hihihi, kalimat itu yang membuatku selalu ingat pada momen itu.

Nah, puncaknya malah ketika Dian, wanita muda paling beruntung menurutku karna bekerja di kota sendiri, menyampaikan uneg2nya.. Si nenek ini yang kemudian menyulut air mataku dan mungkin temen2 juga saat itu. (Ikong dan Tiwi, hei aku tau kalian nangis juga, hiks). Momen ini di akhiri dengan pemberian kenang2an. Sudah membudaya kalo ada acara seperti ini memang ada kenang2an dari keluarga di keuangan akuntansi. Pada bagian ini, terimakasih kepada Pak Herman, PAk Syawal, Bu Was, Bu Elmi, Ka Dewi, Pak Mul (walopun ga sempet ketemu langsung), Bli Komang dan Bang Dariel (spesial thx bang atas info web nya..hehehe)



Gak sampe di situ aja, setelah melanjutkan sesi pamitan sampe ke lantai 3, sampai magrib menjelang, saya memang awalnya mengajak teman2 ke tepi laut. Tepi laut itu bisa dibilang iconnya tanjungpinang. Awal pertama ke tanjungpinang, tepi laut menjadi tempat pertama yang disambangi, bahkan sebelum kos di dapet. Bener, setelah 'magriban' di masjid raya dengan manusi2 yang bernama Tiwi, Riska, Ayik, Dian, yang disusul oleh Amel.

Awalnya sudah rada curiga kok duduknya malah di pondok2 dan pada ngotot ga mau ke melayu square. Melayu square adalah kumpulan tempat makan pinggir laut. Lhah gimana makannya coba, masa iya orang2 ini mau aja ditraktir jagung bakar doang, sempet juga terpikir gitu mengingat betapa doyannya makan orang2 ini.
Diselingi dengan foto2 ga jelas sambil menunggu pasukan yang lain datang, sekitar pukul setengah 8 munculah para tentara 'petir' yang lain. Wew, ternyata empat bundaran pizza ukuran extra sudah teman2 siapkan malam itu...Lho koq..lho??? Ekspresi bingungku ga bisa ditutupi (padahal girang ga jadi ntraktir...).

Maka dimulailah ritual meracau pada malam itu. Suhu Pakde Fendi sebagai master of meracau adalah obat kegarink'an malam itu. Ga ada pesan2 yg haru dimana gitu..sampai pada akhirnya ketika Amel, personel yang bergerak di bag SDM dengan begron psikologi mulai merajut kalimat demi kaliat pesan yang mak'jleb'.
Dari situlah suasana mendadak haru. Yach, satu persatu wajah teman2ku itu mendadak menyusup ke relung hati (ini agak dramatis, jadi harus fokus).
Tiba2 saja malam itu sangat ingin berterimakasih pada mereka. Seperti kata salah seorang kawan malam itu, setiap masing2 pasti akan mengalami nasib sepertiku. Di ujung pilihan antara keluarga dan karir. Karna memang sejak awal kesadaran itu harusnya ada, bahwa konsekuensinya memang begitu. Tapi bagaimanapun juga, setiap masing2 itu juga memiliki pilihan yang berbeda, yang terbaik untuk dirinya. Well, terimakasih teman2....terimakasih atas perpisahan yang sebenarnya menyadarkanku tentang sebuah ilmu, teman dan pengalaman yang tidak akan pernah terbeli dengan 45juta rupiah. Yang membaur menjadi silaturahmi dengan kombinasi rizki bagi kita, insya Allah..amiin...


Penutupan malam itu adalah penyalaan kembang api sampai ke pulau penyengat, hahaha...ya enggalah..kembang api itu cuma di dada ini. #Cieee....
Tetep, tiba2 teman2 menyodori amplop 2 amplop ukuran besar dengan judul laporan PKBL (laporan yang selama ini kupegang) dan Laporan anggaran (Hei, itu bagian bang daril). Begitulah, satu lagi umpel2 an kertas koran di dalam tas merah 'Metro'. Dan belum hilang rasa haru saat terima kado2 itu, makhluk bernama ikong, Riska si preman palembang melemparkan air dalam gelas air mineralnya, seperti mendapat ilham, yang lain juga melakukan hal serupa, tapi kali ini TEH TARIK aka teh campur susu mampir ke seluruh badan. Puncaknya, manusia tak berekspresi, Yoghi dj dengan tampang tanpa bersalah melempah pizza TUNA!! ya, TUNA!!! kalo beef masih bisa ditoleransi, ini tuna sodara2...dan amisnya minta ampun. Alhasil, keamisan yang begitu peka di hidung pun membuat saya pusing dan muntah, bak mabuk laut,, (GGrrrrr...!!!). Tapi akhirnya toh saya kalem, karna saya mewariskan beban kerjaan padanya, hehehe...impas aja , yog?

Dan begitulah, minus mbak ria yang lagi pulang kampung dan anas yang lagi jaga di kantor, maap kami poto2... hehe








Paginya, dengan diantar dengan mobil asmen dan tiwi sebagai driver, perpisahan itu pun......
TErimaksih teman2 muda, terimakasih semuanya...

Rabu, Juli 20, 2011

Namanya Orange koq Blognya 'Banyu'

Banyu berarti air, dan air itu biru. Nah, kemaren secara off air lumayan dapet pertanyaan mengusik kenapa begron blognya ganti. Kemaren blognya penuh dg oranye aka. orange. Dan karna memang penyuka warna orange dan indukan maupun peranakannya (maksudnya orenge tua sampe muda), maka blog ini pun dengan bangga kuberi nama 'orange'.

Tapi, ketika begron jadi biru dengan gambar air, bukan berarti blog ini harus bernama 'BLUE', kan? hhihi..
Well, begron ini sendiri berganti karna yg kemaren terasa suram, so untuk lebih menyemangati mata, maka saya menggantinya dengan warna yang terang. Setidaknya saya sendiri lebih nyaman melihatnya.

#postingndakpenting

Selasa, Juli 19, 2011

Nulis itu Butuh Istiqomah


Beberapa waktu ini sudah mencoba menuliskan banyak hal baru yang saya dapet dari ilmu2 baru hasil bertapa.. (engga lah). Hasil dari baca2 artikel , tapi ternyata entah karna tiap kali nulis pasti kesela kerjaan ato karna keilangan ide, yang pasti tiap kali uda sampe beberapa paragraf psti kehilangan 'benang merah' untuk nyambungin lagi... hhhfff.....

Jumat, Juli 15, 2011

English day "coba-coba"

Long time since my last post...

Well, its Friday rainy and there's so cold in my 'far' office.
Lots things that happen in my life, lots thinks actually...

Just like today, i found some awesome blogs that writed by awesome woman also. Call her, Ollie, but she prefers to call herself Salsabilla on online media. From her tweets, i got her blog, than a another cute blogs.
Ok, for design, as a professional, of course they helped by web designer even some of them is a web designer, they heve great blog.
But, its bot content of their blog. They use english lng for share their ideas or just opinion bot something.
So, with my "deeplybadly" grammer, i try to practice it..

for next, i'll try to post in english once a week...

Thx 4 read ^_^v

Senin, Juni 20, 2011

MONDAY ....am I hate u?


Kembali ke tekad awal untuk ngeblog tentang si "Senin muram". Kenapa muram? Yach, karna banyak banget yang benci sama hari yang satu ini, kecuali para trainer yang pagi2 uda ngetwit semangat ke'senin'annya ke semua warga followernya.

Well, meski tidak seruntut dan semelankolis tadi, sekedar berbagi saja tentang senin yang dibenci ini.

Poor Monday..

Oke, ini bener2 poor monday...Why???
Tadinya saya punya segudang kata yang saya bentuk dalam kalimat opini dalam beberapa paragraf. Sudah di save, tinggal ditaroh gambar lucu trus publish. Dan Voila! tulisan blogku ilang begitu saja dengan teganya. Uda cek lagi di dasbor edit entri,KOSONG!! Tinggalah ia sang judul yang masih tersisa Onion Emoticon badan beku seketika..angin seolah tak bersahabat menambah pucatnya warna blogku... *ini lebaynya keterlaluan

Selasa, Juni 14, 2011

Jangan Sisakan Gaji Anda...!

Yach, ini dia kesibukan sembari menunggu persiapan buka lapak. Beberapa bulan tersisa, saya memang hobi cari artikel inspirasi, salah satunya dalam hal finance management. Kan sebentar lagi uda resmi jadi manager keuagan RT setelah 1 tahun harus 'belajar di luar kelas'.

Dan inilah, salah satu pakar finance yang sempat saya follow twitternya. Pas baca judul artikel ini saya langsung tertarik. Betapa tidak, 'Jangan Sisakan Gaji Anda..???'. Di mana2 yang namanya gaji kan sekuat tenaga kita sisakan, demi masa depan. Tapi setelah membacanya, hmmm, memang lah, pakar finance satu ini memiliki strategi untuk menjadikan mindset 'penghabis' kita gak menghabisi diri kita.

Cekidot yuk!


Senin, Mei 30, 2011

7 Keajaiban Rejeki (review part 2)



Nah, karna kemaren uda diriview sebagian, jni lanjutan reviewnya..cekidot ya...

Setelah Sidika Jari Kemenangan dan Sepasang Bidadari, berikut cara meledakkan rejeki kita (saya juga sedang mempraktekkannya):

 
3.Golongan Kanan 
Kayanya semua juga uda tau kalo otak kanan identik dengan impian, imajinasi, dan ketidakmasukakalan. Makanya saya bilang di post sebelumnya kalo orang -orang golongan kanan ini sering disebut dengan orang 'sinting'. Nah, tapi jangan salah. para golongan kanan ini terdiri dari para pemimpin, direktur, dsb. Buktinya, pastilah pemimpin  itu adalah orang2 yang punya ide, kreatif adan impulsif. Ya ato ya?? Dengan begitu, dia mampu menciptakan power sebagai pemimpin.
Kebalikannya, otak kiri digunakan untuk sesuatu hal yang rasional, logis, terencana dan terkait dengan IQ. Runtut, urut, nurut, gitu deh tipenya. Makanya gak heran kalo orang-orang golongan kiri ini biasanya jadi karyawan ato bawahan. 
Oranga kanan adalah orang mampu berpikir diluar batas kewajaran seperti halanya dalam membuka usaha, mereka tidak perlu feasibility studi atau penghitungan-penghitungan titik BEP dalam waktu sekian tahun, modal mereka cuma niat dan kemauan. Golongan kanan akan memberi terlebih dahulu (sedekah) sebelum memulai usaha, sedangkan para kiri mengatakan "giamana mau sedekah, usaha aja belum...", dll. 
 Jadi, lo kanan ato kiri..??  MSN Onion Emoticons


4. Simpul Perdagangan 
Apa sich simpul perdagangan???
Nah, di bab ini, mas Ippho menampilkan Muhammad SAW sebagai suri tauladan sebagai pedagang dan akan ngebuat kita ngiler pengen jadi pedagang.

Pokoknya perdagangan ini, mas Ippho bermaksud untuk mengajak kita para pembaca untuk lebih memilih menjadi pedagang atau pengusaha ketimbang menjadi seorang kaaryawan atau bawahan. Karena seperti halnya Nabi Muhammad SAW yang berprofesi sebagai pedagang dan Beliau juga berwasiat "Berdaganglah engkau, karena sembilan dari sepuluh pintu rejek itu berada di perdagangan". Agama menganjurkan kita untuk menjadi kaya karena dengan kekayaan kita bisa dengan mudah dalam bersedekah, haji, umrah, membangun sarana ibadah,dll yang bermanfaat. 

Ada paragraf menarik di bab ini yang ngebuat saya sendiri merasa amat sangat menyesal kenapa saya tidak mengetahui buku ini sejak kuliah dulu... How kuper i am... hiks.. MSN Onion Icons

"Sulaiman kaya dengan menjadi Raja, Yusuf kaya dengan menjadi menteri, Muhammad SAW kaya dengan menjadi PEDAGANG. Mana yang mampu kita tauladani klo gitu. Kita jauh dari keturunan kerajaan, mo jadi menteri pun, hmmm... yakin lo? Nah, tapi untuk jadi PEDAGANG, everyone can be!!! -agak diubah kalimatnya-


5. Perisai Langit 

Perisai langit ini adalah gambaran berbentuk perisai yang sudut2nya terdiri dari 'hubungan kita terhadap langit'. Saya sendiri cenderung mengartikannya sebagai alas penadah rejeki. Laen kali saya uplod gambarnya ya..
Di sini, kita akan diperkenalkan dengan ajaran agama lagi, yang sebenarnya memang sudah kita dapatkan di sekolah dulu, bedanya, kali ini semua itu adalah rangkaian pembuka pintu rejeki kita. 
Nah salah satu unsurnya adalah bersedekah. Dengan sedekah maka kita akan mendapatkan lebih banyak dari pada apa dan berapa yang telah kita sedekahkan, karena ini hukum Kausalitas. Untuk mempercepat terbukkanya pintu rejeki, khususnya bagi muslim adalah dengan cara bersedekah, shalat dhuha, shalat tahajud, istighfar, zikir, tawakal, bersyukur, menikah, haji, umrah, dan memperbaiki ibadah..

Lagi-lagi, cara ini adalah cara yang dianggap nonsense sama otak kiri kita. Yang semua itu bisa dianggap tidak masuk akal bagi penganut otak kiri, tapi sangat mungkin bagi otak kanan. Seluruh masalah dapat disolusikan dengan sedekah, misalnya untuk melunasi hutang, mengatasi kerugian, meningkatkan profit, meningkatkan omzet, menyembuhkan penyakit, menolak bala, dan memudahkan segala urusan. 

Ups, tapi ingat juga, sesujud apapun kita padanya, ikhtiar juga perlu.. Nanti akan dibahas di akhir.

Masih mo lanjut baca? yuuukkk mariii...

6. Pembeda Abadi


Saya lebih mengartikan pembeda abadi ini sebagai ciri khas kita, brandmark kita. Dengan memiliki khas, maka dunia akan melihat. Seperti halnya motor, pasti lebih populer honda ketimbang merek-merek lain. Orang tua pasti akan ngomong,"Antar embah honda aja ya, cu..". Jarang kan ada yang orang tua bilang, "Cu, antar embah pake kawasaki ya". Ya to? hehehe..
Demikian juga minuman teh dalam botol orang langsung tertuju pada teh botol sosro, air mineral dikunci oleh Aqua, dan Indomie untuk mi instant.,dll.
So, ga usah ditunggu, mari gali pembeda abadi kita...Saya juga sedang usaha keras untuk mencari pembeda abadi saya... ^_^


7. Pelangi Ikhtiar 
Pelangi Ikhtiar terdiri dari tujuh bias yaitu impian, tindakan, kecepatan, keyakinan, pembelajaran, kepercayaan, dan keikhlasan yang merupakan kebiasaan-kebiasan dari seorang pemenang. Buku ini mengajarkan kita untuk selalu yakin akan KebesaranNYa.
Dengan landasan percaya bahwa Tuhan itu akan mengabulkan semua permintaan kita maka yang perlu kita lakukan adalah dengan memperbesar impian, menyegerakan dan memperbanyak action, memperhatikan faktor pengali, menyempurnakan pelangi ikhtiar.


------------------------------------------------
Terus terang, buku ini membuat saya menyesal. Sangat menyesal bisa dibilang. Saya menyesal karna saya tidak membacanya sebelum saya lulus dan diterima sebagai karyawan seperti sekarang (red:kiri), padahal boleh dibilang sebelum memulai pengalaman menjadi karyawan di perusahaan satu ke perusahaan lain, sejak kecil, remaja, hingga dewasa, perdagangan adalah hidup saya.

Kalo boleh sedikit berbagi, saya kecil begitu komersil. Hahaha, gimana engga, begitu tau kalo hobi yang saya senangi, waktu itu menggambar sailormoon ditaksir temen2 saya, saya menjual gambar2 tersebut. Bahkan saya menerima orderan untuk itu. Untuk yang satu tokoh saya mematok harga Rp.50 hingga yang ukuran group saya bisa menjualnya sampe Rp.200. Dan itu kelas 4 SD, alhasil dengan begitu saya bisa membayar jajan lebih untuk sate tahu di sekolah. MSN Onion Icon

Kebiasaan tersebut akhirnya sampe ke bangku kuliah. SMP hingga SMA saya gemar menjual gantungan kunci lucu dan kalung perak. Modalnya? hehe, lobi-lobi toko perak di samping toko ibu saya berdagang. Dan hasilnya, ta daaaa... saya bisa beli baju baru, secara saya memang super gengsi untuk minta duit  ke ibu yang juga 'berjuang'. Sampe di bangku kuliah, dagangan beralih ke baju dan celana, ini pun karena kertidaksengajaan. Baju yang saya pakai cenderung punya nilai kualitas sama dg teman2 tapi jangan tanya soal harga, saya berani mengubrek2 pasar demi dapet kenalan tempat murah meriah plus diskon. Alhasil, teman2 pun setuju membeli dari saya ketimbang harus panas-panasan ke pasar beringharjo. 
Untuk saya, ini mah rejeki nomplok. Gimana engga, sepulang dari kampus, kakak saya sering mengabari untuk dijemput di pasar, karna ianya memang berbisnis di sana. Nah, sekalian aja kan?

Boleh percaya ato engga, saya menikmati hidup ketika itu. Sangat malah, memutar otak mencari relasi, berpanas-panas ria bertemu dengan pedangang nyebelin sampai terlalu ramah (sampai dagangannya boleh saya pinjam), dan sebagainya.

Tapi hidup berputar, gan. Saat ini saya ada di belakang meja. Mengetik ngetik angka yang nyatanya belum pernah saya lihat, dan bosan. Tapi bersyukur bisa begini, dan suatu hari nanti, suatu saat, saya akan kembali menekuni kecintaan berdagang saya, melobi pelanggan ato suplier, sapa tau sampai mancanegara, ya to? Amiin..MSN Onion Icons

-semoga bermanfaat-

Kamis, Mei 26, 2011

7 Keajaiban Rejeki (review part 1)

 Seandainya kemiskinan itu berwujud manusia, maka aku akan membunuhnya
-Khalifah Ali-

 Ehm..ehm..
Assalamu'alaikum smua..
Masih nyambung postingan sebelumnya tentang bukunya mas Ippho Santosa yang masih bikin penasaran. Nah, sekarang nich uda kelar bacanya, uda sejak lusa kemaren siy, tapi baru sempet posting sekarang. Nah, sesuai pesan di buku tsb, skr buku saya sudah berpindah tangan untuk sementara waktu a.k.a dipinjemin ke temen. 

Personally, saya menyukai buku seri-otak-kanan seperti 7 keajaiban rejeki ini karena membacanya seperti kembali melakukan perjalanan ke otak kanan saya yang memang dominan walaupun secara nyata saya bergerak di bidang angka2 gila (red: akuntansi). Thats why, saya merupakan oknum di wilayah bidang saya.

Senin, Mei 23, 2011

7 Keajaiban Rejeki "yg masih bikin penasaran"

Ini belum awal bulan, dan tentunya masih kosong pekerjaan yang ada di meja. Pada tepatnya karena memang 'jualan setrumnya' belum tutup buku untuk bulan ini.

Tadinya hari ini mau menghabiskan bukunya mas Ippho Santosa yang kurang 2 bab lagi setelah saya baca sejak kemaren sore. Tidak biasa sebenarnya saya tahan untuk baca di atas kendaraan, apalagi lebih dari 1 jam. Untuk novel bestseller internasional aja masih saja mampu membuat saya tidur dengan nyenyaknya di kendaraan. Tapi tidak untuk 7 Keajaiban Rejeki karya mas Ippho ini.

Awalnya memang saya sudah ngantuk, tapi karna posisinya ga bisa tidur di tempat umum.. (red: ruang tunggu), jadi saya mulai membaca 7KR yang niatnya dibaca besoknya aja di kos.

Rabu, Mei 18, 2011

Ilmu tersebar meski sudah tiada... (Nurul F Huda)



Dan saya kembali belajar tentang hidup dari seseorang yang kabar ketiadaannya saya dengar pagi ini lewat twitter penulis favorit, asma nadia.

Yap, Nurul F Huda, beberapa kali namanya memang kulihat di toko2 buku. Maka ketika ada kabar di twitter, segera aq menuju milis, dan benar aja,,,sederetan doa dari sesama penulis hingga anggota milis biasa seperti saya mulai tersusun dalam inbox. Disusul dengan goresan cerita dari kawan penulisnya mbak Mukti Amini tentang memori perbincangan sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pagi ini pukul 03.15 di RSUD dr. Sardjito, Jogja.

Rabu, Mei 11, 2011

Rumah itu tenang...

 Menanggapi pemikiran kawan yang 'ga terima' dengan analogi gambar kursi yang saya hadirkan di dekstop layar kerja saya (red: seperti gambar header blog ini).


Oke, begini kronologinya,

Sabtu, April 16, 2011

00:04


Berada di tengah suasana yg bisa dibilang semakin malam semakin menggila... Menyenangkan sebenarnya,sangat, d bersaa mereka tmn2 yg menyenangkn jg...

Tp sebesar apapun kesenangan ini, benar,tak sedkitpun membuatku maksimal menikmatinya...
Ah,benar saja, hati dan pikirku tidak disini...

Terus saja pikirku tak bisa berhenti memikirkannya di pulau yg jauh dari tanah kupijak saat ini.... Merawatnya,menjaga sampai ia terlelap,,,
Ah, aq cuma bisa mnitipkannya padaNya...

Robb, saat capek, ia seringkali mengigau dan memelukku secepatnya,maka saat sakit spt ini, jagalah tidurnya...angkat segala rasa skitnya dan berikan kesembuhan esoknya.... Amiin...

Jasadku dsni, tp hati pikirku ada dismpingmu,suamiku....
Published with Blogger-droid v1.6.7

Rabu, Maret 23, 2011

HOFF!!! I need ART..!!!


Clingak-clinguk bukak bukak dari satu forum ke forum lain, tibalah aq ke forum ibu2 muda dengan kreatifitas mereka yang berhubungan dengan jahit jahit dan jahit. That awsome..!!

Dan lagi2, terperangkap dalam keinginan, gotta go from this 'line'. Eniwei, based on their story, rata2 mereka adalah ibu2 berpendidikan yang bekerja kantoran pada awalnya. Dan hellow,tolong catat, pendidikan di negri orang setauku juga lebih mumpuni. Walopun, yach beberapa memang kita dipandang sejajar juga sama mereka juga... *huhu, proud... Satu blog yang paling kusenengi sewaktu iseng2 cari di gugel dengan keyword: hijab+chic itu adalah milik ibu muda dari Oman. Mayya, obsesinya berkreatifitas didorong dengan rasa kebosanannya yang dirasa ngga dia banget, jadi ni opoininya:


"I used to work full time from 8am to 6pm but was depressed as i didnt get to spend time with my daughters. So i decided to quit and stay at home with my family. As much as i enjoy my time at home but spending endless hours in front of the tv doesnt do it for me, i need something to keep busy and feel productive, yes i know i could do the housework but hmm that is not much fun now is it?"

Ibu muda yang tadinya kukira masih abg itu (maklum gadis arab cuantik2, b0k), membuat apapun dari mesin jahitnya. dan tadaaaa....ini yang paling aku suka: 

Lucu kan? itu tas laptop lho, dan okay, its unique!

Berdasar blog itulah aku mulai menemukan sebuah forum yang berisi dengan 'ibu penjahit'..hehe.. Ada juga yang berkreatifitas dengan rajutan, dan hasilnya.... 
hehe, lucu ya, terlepas dari muka bule mereka... lol :)

Waaa, jadi deh sekarang makin mupeng jadi ibu2 pengolah bakat terpendam. Tapi, hmm... belom mateng juga neh apa yang bakal diasah dari otak ini. Kadang liat jurnalis pengen nulis, liat fotografer pengen moto, liat baju lucu pengen jahit baju...liat gambar lucu pengen belajar gambar.. ^^ *banyak bgt pengennya..

Butuh bukan hanya sekedar keinginan, tapi juga kemampuan, dan waktu tentunya... Subhanallah bagi mereka yang luar biasa berjuang tetap memenuhi ruang fitrah sebagai istri dan ibu tapi masih tetap berkarya.... Bahkan ga cuma muslimah yang sebenernya uda tau bagaimana Islam dengan indah mengatur hak dan kewajibannya, tapi juga mereka yang belum mengenal Islam.

Sekarang ini masih bermimpi, tapi dengan begini berarti masih banyak yang akan diperjuangkan... Bismillah...
Hidup kreatifitas!! ^ ^

-semoga bermanfaat-


Rabu, Agustus 18, 2010

Lima Hari Terindah di Pulau Orang. . . .

Tanjungpinang,5:32

Belum ada 15 menit lalu kau tinggalkan tempat ini untuk kembali, bahkan baumu masih tercium di sini. . .
Ketegaran yang kubangun sejak semalam runtuh begitu mendapati kamar ini kosong kembali, dan aku kembali sendiri. . .

Sebelum pergi kau pesankan padaku sebuah kekuatan magis bernama ‘syukur’. .
Yang membuat kita tak lagi sesegukan seperti perpisahan sebelumnya. . .
Meski ya, kita sempat larut dalam tangis, sebentar saja. . .

Bukan karna aku kuat. . .
Belum. . .dan aku tak yakin akan. . .
Tapi karna tak ingin rasanya membuatmu berat ketika harus melangkah kembali ke kota dimana kita dipersatukan. . .
Dan rasanya percuma, karna meski tenaga kita habis untuk menangisi perpisahan kita, itu tak akan membuatmu kembali atau membuatku ikut denganmu. . .

Betapa kuatnya ya Siti Hajar. . .
Yang oleh Ibrahim as ditinggal tanpa bekal apapun selain iman, bahkan dengan putra mereka, Ismail as. . .
Lalu betapa beruntungnya aku yang masih mampu bertemu denganmu. . .meski satu bulan sekali. . .

Terimakasih telah membuat lima hariku ini sangat indah. . .
Terimakasih telah membuat lima ramadhanku ini luar biasa. . .
Meski masih haus rasanya berada di sampingmu. . .
Meski masih banyak ilmu yang ingin kutanyakan padamu. . .
Meski masih banyak canda yang ingin kubagi padamu. . .
Meski masih luas kemanjaan yang ingin kuberi untukmu. . .
Meski masih banyak bahan yang ingin kudiskusikan denganmu. . .

Meski masih banyak waktu yang sangat ingin kuhabiskan denganmu. . .
Terimakasih telah sabar menjadi pendamping seorang dina. . .
SUAMIKU. . .

Kita pupuk kerinduan ini. . .
Karna seperti katamu, Cinta. . .
Tidak semua pasangan mendapat nikmat rasa rindu dan indahnya kebersamaan seperti milik kita. . .
Maka nikmat mana yang mampu kita dustakan?
Iya kan, Sayang. . .

Sampaikan salamku untuk orang tua kita. . .
Sampaikan salamku untuk kakak2 kita. . .
Sampaikan salamku pada kota yang selalu menjadi kerinduanku. . .
Dan katakana padanya bahwa aku akan kembali . . .



Aku merindukanmu,
Terimakasih telah memberiku kebahagiaan sebesar ini, cinta...

Senin, Agustus 16, 2010

11 Rakaat Hunter

Masih dalam edisi Ramadhanku di Pulau orang...


Kalo di posting sebelumnya sempet kena shocking Ramadhan gara2 ketidaksamaan kebiasaan cara beribadah (red:taraweh), nah finally aq temukan juga jalan keluarnya. Bersama mbak Ria yang juga berasal dr jogja, dimulailah pertualangan mencari 11 rakaat taraweh.

Yap, hari kedua aq berinisiatif ke sebuah masjid di kawasan dinas angkatan laut. Alasan pertama adalah mencari ventilasi yang cukup. Nah, karna arsitektur bangunan masjid ini tinggi dan banyak jendela, jadilah taraweh di dalamnya ga lagi berasa di sauna. Nyess...dan zzzZZ...(lhoh?!). Hari ke3 masih tetap nyaman di masjid yang sama.

Hari ke4 malam kami hajar taraweh di depan rumah dian, kampung jawa. Masjid kecil dengan jamaah yg mayoritas orang tua dengan hitungan rakaat 11 ini jadi pilihan juga...Perbedaan kali ini bukan cuma tempat taraweh tapi juga di malam itu untuk pertama kalinya dalam hidup, aq taraweh BARENG SUAMI...!! (Dan ga pernah terbayangkan bakal ngrasain ini di tempat perantauan!!)....

Next, hari ke 5. Masjid raya jadi pilihan. Rasanya ga afdol klo ga nyobain masjid terbesar di kota perantauan. Dan harap catat, masjid raya ga melaksanakan 11 rakaat, tapi 23...tetap dua-puluh-tiga. Dan dengan kesepakatan bersama, pulanglah kami pada rakaat ke 8. Heheheh...

Berbicara tentang masjid raya,,,Namanya juga masjid raya, ini masjid paling gede di pulau ini. dan adem karna langit2nya tinggi dan fan dimana2... Yeah, luv it ;) !! Nah satu lagi, kebiasaan 23 rakaat, bacaan2 shalatnya pun cepet juga meski ga sekilat surau depan kosan.

sudah dulu lah...next time upload foto2nya... ^_^

Rabu, Agustus 11, 2010

Elegi Taraweh dan Sahur Pertama di Perantauan

Catatan Ramadhan 1

Pagi semua...Huuuuw,untuk beberapa jam ke depan siapkan perut kita untuk ga kesentuh sama makanan dan minuman...Yap,selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan yang pertama yaaach...

 Ini Ramadhan yg pertama, ya donk pastinya semalem pada taraweh. Dan pastinya masjid, mushola, ato tempat taraweh dmanapun penuh orang. Secara hari pertama, lagi pada semangat2nya...coba ntar pertengahan bulan...rame juga maksudnya (amiin). Anyway, semalem aq jg taraweh. Di surau deket kos, Surau An Nur namanya. Namanya juga surau ya, pasti ga kalah kecil sama mushola. Kalo di bandingin sama langgar deket rumah yach 3/4 nya lah. Uuuuuw,tapi jangan tanya jamaahnya. Full! Penuh, anak2 kecil di luar, bpk2, ibu2, remaja ada di dalem (aq masuk kategori remaja ya..hahaha,,,teteep).

Okelah ga mau alay, jamaahnya memang tak sebanyak klo dirumah. Bisa dibilang satu RT plus pendatang yang ngekos di wilayah RT itu...like me! Tapi ya, asal tau saja, bangunan di sini rata2 cuek bebek sama yang namanya ventilasi. Ventilasi,maaaan...itu penting banget! Dan meskipun kipas angin banyak bertengger, tetep aja y, berasa dikukus ne badan. Beneran ya, taraweh pertamaku di perantauan ini membuatku mandi keringat. Ini ga lebay lho y, ini kisah nyata,kawan...kisah nyata! Hiks..

Tapi, kemudian bpikir...jangan2 karna ga kebiasaan aja ya. Secara klo biasanya cuma 11 rakaat di rumah, di sini 23 rakaat. Yes, Dua-puluh-tiga!! Dengan surat yang pendek2, dan dibagi per 2 rakaat. Yach, berasa senam gtu deh. Bener2, bacaan aja blom slese kebaca  uda salam aja...

Bedewai,sebelum lanjut, critain dlu ya deskripsi shalat taraweh semalem::
4 rakaat isya' - Doa (yang keras bgt si imamnya dan di'amin'i para makmum) - salam2'an - pengumuman iman dan penceramah - taraweh 2 rakaat x 10 (bacaan 'qulhu' dan surat2 amat pendek lain...dan jgn ngitung deh mendingan) - doa (lagi kek yang depan) - witir (2+1 rakaat) - doa (loudly again) - salam2an (lagi)

Yach, dibandingin klo di rumah yang efisien dan tenang (karna ga pake doa keras2), pengalaman pertama taraweh di sini lumayan buat ngosh2'an. Buuut, so far menikmati tiap perbedaan itu..Next rencana mo safari ramadhan deh, nyari yg 11 dan tenang kalo2 ada..hehe :)




Nah, klo tadi taraweh pertama, ini cerita kedua, pengalaman sahur pertama di perantauan. karna imsak jam stengah lima lebih lima, aq sengaja memulai sahurku pukul 4 setelah 'bertamu' pd Yang Membuatku masih bisa bangun. Hoho, dengan berlagak bak bule, ku makan roti tawar dengan susu plus air mineral yang tinggal dikit. "Ah, klo sahabat Rasul aja bisa puasa hanya dengan sahur kurma aja, keadaanku pastinya lebih beruntung doooonk" pikirku.


Sambil ditemani suara suami tercinta (bersyukur masih bisa mendengar suaramu, suamiku sayank), habis juga roti yang awalnya uda aq curigai karna baunya agak berbeda ini. Pun dengan air mineral yang berasa oase di tengah ruangan dengan ventilasi minim..(balik lagi ke gaya arsitektur disini..hhhhffft). -,-'
Nah, karna penasaran dg makanan pagi itu, sebelum beranjak, aq coba liat dlu bungkus roti yang di hadapan ku.. Daaaaaaan...GLEK...!!! "BERLAKU SAMPAI DENGAN 11-08-10"...Berpikir...dan memastikan dg tanya sm abi..Ya, itu hari ini. HARI INI!!! Jelas terpampang di bawah barkode di bungkus si roti yang dengan indahnya kumakan tadi. PANTESAN BAUNYA AGAK BEDA!!!!

 
Yach, emg blon expired, tapi makan sama dengan hari tanggal hari terakhir berlaku itu berarti makan makanan NYARIS BASI!! Haa, jadi tadi pagi tuh malah ngakak sendiri ngeliat tampang diri yang blo'on ga ketulungan...plis deh diin...no more ya..no more...skali sih lucu2 aja, klo di ulangi itu uda masuk kategori B (bego,bodo,dsb)..Jyaaaan...ngisin2i tenan..!


But, dg kejadian tadi pagi, jadi ngerasa bersyukur banget masih bisa makan. Thats why puasa mengajarkan kita merasakan lapar seperti halnya orang2 yang selama ini berjuang untuk sekedar mendapat sesuap nasi setiap harinya. Betapa bersyukurnya kita. Masih dikaruniai begitu banyak nikmat. Belu lagi klo di rumah, ada sayur, ada nasi, dan ada ibu yang selalu penuh kasih sayank mulai membangunkan sahur hingga memasakan sahur untuk kita...

Lalu dimana letak kita untuk tak bersyukur...Kejadian tadi pagi cukup membuahkan pelajaran. Baru sekali makan makanan di batas expired aja uda heboh, bayangin orang yang mengeruk sampah demi mendapat sisa nasi. Eh, ada lho, beberapa hr lalu aq melihatnya di pembuangan depan makam belanda deket kos. Bsoklah, klo ketemu lagi aq kenalan, eh ngga dink...tar deh klo ktemu aq ambil gambarnya..








Sooo, once more..
Nikmatilah puasa kita kawan...karna ini hanya akan kita nikmati sebulan saja, pun dengan janji pahala Allah luar biasa. . .SELAMAT BERPUASA....!!!! 



--semoga manfaat-- v^_^v