Tiap tahun baru selalu ditanya, "Apa resolusimu?" atau dengan kalimat lain "Apa harapan pencapaianmu?". Tahun memang selalu identik dengan titik nol suatu gagasan2 baru dalam hidup manusia. Entah sejak kapan, tapi tahun baru masehi memang menjadi sebuah titik awal perubahan suatu tren yang kemudian pelahan tetapi pasti akan menjadi ciri untuk tahun tersebut.
Secara pribadi, aku bukan penganut sistem tahun baru dengan 'kehebohan' malam menjelang detik2 pergantiannya. Sama dengan malam lainnya. Tapiiiiii, berbicara tentang pencapaian akan harapan, mungkin memang lumayan latah. Sebuah 'awal' yang diakui secara internasional, ga mungkin donk aku tetap dalam tempurungku. Aku coba evaluasi ulang hidupku di tahun sebelumnya dan bersiap menjemput tahun berikutnya yang (seharusnya) di kelas yang lebih tinggi.
Perjalanan 2011 bagiku adalah sebuah perjalanan yang penuh pertualangan. Seperti impian kecilku dulu, menjadi petualang. Yak, 2011 adalah tahun dimana aku berada pada puncak impian sebagai seorang freshgraduate minim pengalaman. Rekan2 setaraku masih berusaha kesana-kemari dengan ijazah dan surat lamaran, sedangkan aku awal tahun 2011 sudah diangkat utk duduk di kursi sebuah perusahaan raksasa nasional. Sebuah impian seorang sarjana yang terwujud, bukan? Tadinya, ya, tadinya memang kupikir demikian. Karir gemilang kupikir akan membuatku bahagia dan hidup 'sepenuhnya'. Dan ternyata, memang benar, manusia hanya mampu berencana...
Perjalanan demi perjalanan akhirnya membuatku memutuskan untuk berhenti menikmati pertualangan dan kembali pulang. Banyak yang menyayangkan, tidak sedikit pula yang memberi dukungan. Sebuah keputusan terbesar bagiku di tahun itu. Tahun 2011 banyak sekali pengalaman yang menjadi sumber pembelajaran masa depan bagiku. Banyak saudara yang kemudian sangat terasa keterikatannya.
Ga kerasa, sekarang uda 2012 aja. Saatnya menata impian dan harapan yg belum terlaksana, dan menuliskan proposal hidup yg baru untuk tahun ini. Perjalanan ke depan semoga 'naik kelas', walaupun memang harus dihadapi dengan perjuangan yang lebih berat.
Syukurku atas limpahan umur dan kesempatan hingga di tahun ini aku masih terus hidup, bahagia, sehat, dan dikelilingi oleh orang2 yang penuh kasih sayang.
Dan lagi, kali ini setelah aku memiliki toko online, silaturahmi dapat terus berkembang, lebih banyak sahabat, lebih banyak ilmu. Resolusi 2012, semoga menjadi manusia yang lebih bermanfaat dan bermartabat dunia akherat... aminn...
Jadi, apa harapan 2012 mu?
--semoga bermanfaat, ya.... ^_^

"Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung."
BalasHapuskutipan diatas mungkin bs dijadikan dasar atau pedoman dalam rangka membuat proposal hidul atau resolusi di tahun masehi yg baru ini, setiap orang punya pandangan, rencana, harapan masing2.
Surah Al-Baqarah ayat 216
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula)
kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu
tidak mengetahui.
Ayat diatas bisa qt jadikan pedoman juga bahwa Allah SWT mempunyai skenario terbaik buat umatnya
Bismillah...segala sesuatuny qt niatkan ibadah, tetap semngat, berjuang, berusaha dan berdoa semoga ditahun 2012 hidup qt semakin berkah...Aamien