Kamis, September 13, 2012

Panic mode (Post for all my lovely costumers)

Im on panic mode.
Gimana engga, pesanan ke supplier udah sejak 4 hari lalu belon nyampe juga. Padahal pesanan pelanggan uda menumpuk. Ga enak bodi bener deh jadinya sama pelanggan.

Akhirnya dengan tekad bulat saya datengin juga biro jasa pengiriman barang yang dijanjikan suplier saya. Nah berhubung tuh biro yang katanya expres dan murah belum pernah tau petanya, akhirnya asala cari jalan dan nanya2 di sepanjang perjalanan. Melewati beberapa desa, salah masuk ke monumen perjuangan TNI AU dan bolak balik sepanjang jalan dengan kaos pink menyala dan sandal jepit. Sumpah, nggak banget pokoknya. Sampai akhirnya pada titik keputusasaan, saya telp kembali biro ekspres itu. Macem2 arahannya, kaya didepannya ada yg jual sate, deket bangku2, dsb.

Saya putar balik lagi, nyariin satu2 lagi, sampai 3x!!!! Uda halus kali kalo setrikaan. Sampai akhirnya ketemu mbak2 yang sedang menyapu di depan ruko:

Me: Mbak, tahu dimana kantor w*ha*a expres ga?
Mbak2: Duh ngga tau mbak
Me: Katanya jalan imogiri barat km 4.5
Mbak2: ini km 5 mbak. Mungkin setelah perempatan
Me: *what?!! dari tadi muter2 di jalan yang salah* Ok mbak, mkasih (dg nada lemas lunglai)

Akhirnya lewatlah saya di perempatan yang dimaksud. tengak tengok ga ada yang jual sate, tapi yang jual bangku banyak. Oalaaahhh...akhirnya ketemu juga. Tempatnya agak masuk kedalem, tulisan kantornya pun di dalem, ga di pagernya. 

Sampai kantor itu nungguin orang2 pada ngirim dan mbak petugasnya santai biar enak kalo ditanya. Pas uda nanya, ga perlu basa-basi, saya tunjukin pic dari supplier saya yang isinya bukti kirim plus no resinya. Dan mbak itu menjawab tanpa dosa: " MBAK, INI BUKAN NO RESI SINI"

#serasa mau pingsan#
Ngebayangin muka2 pelanggan2 cantik gw yang sebel.


Huaaaaaa.....panic tak terakira.


Akhirnya, usaha terakhir, saya coba complain ke supplier saya itu via grup. dan well, ternyata beberapa sesama penjual ikut menimpali. Beberapa komplain juga, beberapa barang uda nyampe. Finnaly malah kenalan aja gitu sama mereka.

Yoweslah, saya masih panik, dan sangat buanyak yang jadi pikiran.
Dear my lovely customers, maaf kalo keterlambatan pengiriman ya. Ini barangnya juga telat nyampe di kitanya...Terimakasih sudah bersabar.
Semoga pelayanan kami terus bisa diperbaiki. 

Jumat, Agustus 31, 2012

"Kontribusikan dirimu untuk orang lain"- Tika Yusuf

Pagi ini saya menunda untuk pergi memeriksa persediaan barang karna inget kalo hari ini episode akhirnya Tika n Friends di swaragama, radio yang selama ini sempat menemani pagi saya bergumul dengan kain, mesin jahit dan jarum.
Tika Yusuf adalah penyiar nomer wahid deh di kota JOgja ini. Siapa to yg ga kenal Tika Yusuf. Beberapa waktu lalu, saya sempat menyambangi note di facebooknya. Cerita tentang bagaimana ia mendulang kesuksesannya. Sejak saat itu, tiap pagi saya ga ketinggalan nongkrongin swaragama. Well, mbak Tika Yususf atau mbak Finfin ini memang selalu menebar semangat positif tiap pagi. Sebagai pribadi yang moody, mendengar siarannya, mood saya yang awalnya 'peteng', pasti berubah 'padhang'.

Sampai akhirnya, sejak hari senin lalu, uda ada kabar kalo minggu itu adalah siaran terakhirnya seorang Tika Yusuf  di swaragama. Naluri kepo saya terpanggil, dan ternyata bener, lewat webnya swaragama yang di posting oleh Andin Rahmana (penyiar juga nich), info kepergian Tika Yusuf terjawab. Dia bakal meninggalkan zona nyamannya menuju sebuah daerah terpencil yang mungkin susanh sinyal, ga ada ATM, bahkan listrik pun entah untuk mengikuti INDONESIA MENGAJAR.

Lagi2 saya cukup tertegun dengan info tersebut. "Iki mbak Fin beneran bakal ikutan Indonesia Mengajar??". Dengan segala kepopuleran dan kecukupan yang sudah diraihnya, yang actually sangat membanggakan orang tua, adik, saudaranya and even me, seseorang yang mungkin tidak begitu dikenalnya namun memiliki sejarah tempat lahir dan tumbuh yang sama, Kotagede.

Akhirnya, lewat siaran pagi ini, saya mendapat jawabannya. Jawaban seorang Tika Yusuf yang memang bener2 bikin speachless. Kepopuleran yang mendulang kesuksesannya memang zona yang begitu nyaman. Tapi, semua itu dia tinggalkan untuk berbagi. Pelajaran yang pertama saya pelajari pagi ini. Dengan kata, ia mampu menjadi announcer, trainer, manager, supervisor dibidangnya. Dengan harta, ia mampu menyamankan orang2 yang disayanginya, keluarga. Dengan tahta, ia mampu memberi pengaruh positif di sekitarya. Dan kali ini, dengan cinta, saatnya ia berbagi.

Inspiring banget ya. Kalo boleh jujur saya ikutan nangis lho di saat2 terakhir di jadi passion booster. Bahkan saya sempet ambil video livenya via hp.


Potonya ga jelas siy ya...gapapa deh. Well, ini kalo boleh dibilang saya kok jadi mirip admirernya mbak @tikayusuf yang kepo ya.. Gapopo y,mb fin. Tp bener kok, sejak pandagan pertama pada notemu yang menginspirasi kemudian siaran2mu, aura positif itu tertular padaku secara tidak langsung. #eaaa

Saya orang yang nekat dalam mengambil kesempatan dan keputusan, sama halnya dengan @tikayusuf yg ia ceritakan. Tapi saya bukan orang yang maksimal dalam melaksanakan apa yang saya nekatkan dulu. Berbeda dengan @tikayusuf. Pencapaian yang ia dapatkan sekarang pastilah karna apa yang ia lakukan benar2 maksimal.
Ketika membaca notenya dan mendengar live storynya tadi, saya merasa tertampar keras, "Ngapain kamu selama ini, diiiin??!?!". Di usia yang sama, cuma beda bulan, di elementary school yang sama, tapi dengan posisi umur 25 yang sangat berbeda. Saya masih membangun usaha dengan terus memompa darah entrepreneur saya , perjuangannya masih di titik 0. Kalo boleh saya bermimpi, kelak saya juga berharap meraup 4TA dalam hidup saya yang telah saya tuangkan dalam Proposal Hidup.

Well, mbak @tikayusuf, selamat menjalankan tugas mulia..mengabdi dan berbagi di daerah terpencil. Eh, saya pernah kepikiran lhoh, mungkin setaun lagi, @tikayusuf ini bakal nongol kok di kickAndy Show, dan menginspirasi lewat media visual nasional. Jika saya boleh memberi satu kata untuknya maka itu adalah "WOW". Jadi kalo ada yang nanya "Jadi gw harus bilang 'Wow',gitu?" Maka jawabannya adalah YA.

Tengkyuh so much ya mbak fin, posting ini spesial dibuat untuk jenengan. Saya pernah ngetwit bahawa suatu saat semoga saya bisa menyusul mbak fin, maka kali ini pasti, di bidang saya tentu saja. Semoga Allah melancarkan semua usaha dan memberikan barakah pada setiap langkah yang ditempuh mb fin yach. Big thanks for inspiring me... 




Kamis, Agustus 30, 2012

VIOLA dress by Gallerydina

This is it! Ini dia dress yang pengen saya share hari ini... #jeng jeng jeng... #backsound


Berawal dari hari raya yang uda mepet tapi blom ada kostum, hahaha, akhirnya dalam dua hari jadilah dress viola ini. Awalnya ga mau di share cukup untuk koleksi pribadi. Tapi berhubung banyak tanggapan dari kanan kiri, dress simpel tapi elegan ini mampu menyedot orderan di hari raya. #uhuk.


Dress ini dibuat dengan bahan sifon non furing (pelapis). Yak, bener banget, dress ini tanpa furing langsung yang melekat padanya...#eaa. Tapi , tenang saja hijabist, hijabbers, walopun tanpa furing, dress ini dilengkapi gamis inner dari bahan spandek. Ups, jangan dibayangin ini ribet. Secara pengalaman, dress ini sempet menempel di badan saya saat silaturahim kemana-mana, hasilnya tetap nyaman kok. Justru lebih ringan actually. :)


Dress ini tanpa lengan, dengan karet di bagian pinggang, dan tentu saja cuiint, its not a tight dress. Yup, dress ini cukup longgar dengan lingkar dada 96cm. Tapi buat sistah2 yang berukuran lumanyun berisi (just like me), tenang saja, dress ini ga bakal bikin kamu kliatan gemuk juga karna pada pinggang terdapat elastis yang memberi kesan kecil di bagian pinggang. Saya juga menambahkan obi renda karet untuk pemakaian di acara formal. Jadi, obi karet yang ada di pinggang saya itu bisa dilepas lho, kakaaa. Dress ini memang saya konsep untuk bisa dipakai di acara formal dan non formal.


Untuk memberi kesan lebih elegan lagi, untuk acara formal, saya padukan viola dress dengan cardigan square renda. Karna polos, sista bisa menambahkan kalung juga untuk memberi kesan lebih berisi... ^^ #apacoba


Product:

Viola dress by Gallerydina
Rp. 185.000
(bonus pashmina dengan warna senada)*

Square renda Cardi by Gallerydina
Rp 75.000

How to order?

Mudah kok:
Boleh sms boleh Whatsapp boleh twitter atao BBM. Kamu boleh pilih warna kesukaan kamu, dan kita bakal confirm apakah warna yang kamu inginkan available. Sejauh ini kami hanya membuat warna soft seperti dusty pink, baby blue, dan light pink.
Sms/ Whatsapp : 08562960277
Twitter : @dinaerka
Pin : 283536A4

Kami membatasi orderan untuk menjaga originalitas ya, sista. Jadiiih, buruan yuk keburu ditutup ordernya.
Happy shopping, proud to be hijabber ^^