Kamis, Oktober 13, 2011

Syukurku masih Tipis. . .


Hari ini mencoba lebih mengenal Motty si burung pemberi motivasi di twitterland. Seperti biasa, begitu ke profil, langsung ngetok pintu di webnya motivatweet.wordpress.com. Begitu masuk, di jendela sebelah kiri langsung ketemu sama videonya Nick Vujicic. Saking kupernya, yach baru kali ini tau tentang motivator kelas dunia ini.. (kupernya nggak ketulungan dech).
Speechless liat tayangannya. "No arm, no leg, no worried". Mendadak ngerasa kecil banget syukurnya. Kekurangannya adalah kunci olah tubuh manusia, tangan dan kaki. Tapi, bukan hanya kuat, dia juga menularkan semangatnya pada orang lain. "Never think u're nothing, never think u're not worth to be something". JLEB..!! Entah apakah karena kekurangannya yang sangat jelas terlihat atau memang 'power bersykurnya' yang hebat yang kemudian sempat membuatku menangis.

Seperti ada tepukan dipundakku kemudian mengingatkanku "Hei, cobaanmu itu belum seberapa, tapi bersyukurmu masih setitik!". Sebuah gambaran nilai kehidupan yang dapat kita ambil ilmunya, untuk mengoreksi diri kita sendiri.
Beberapa kali mungkin kita mengalami kegagalan atau permasalahan. Tapi benar, lagi-lagi aku mulai tersadar ketika membaca artikel dan twit tentang kegagalan yang pernah dialami oleh tokoh2 yang kini telah menuai sukses mereka. Dan dibanding dengan kegagalan yang pernah mereka alami, ternyata kegagalan kita hanya seperkecil kegagalan mereka dulu.

Seperti mengingatkan diri sendiri, terkadang kita merasa telah kalah dan rasanya ingin menyerah. Dan ketika menyadari ada sisi kehidupan yang jauh lebih berat di luar sana, harusnya kita juga sadar bahwa kita masih lemah. Kalo menjadi Nick, belum tentu kita mampu sekuat dia, iya kan? So, saatnya kita berbenah, memompa tenaga untuk kembali berusaha dan bersyukur tentu saja. Hidup ini indah, kita pasti bisa jadi sesuatu yang bermakna, bermanfaat untuk sesama (bukan sesuatunya syahrini). Semoga Allah melapangkan kita untuk senantiasa mengambil hikmah dari setiap perjalanan hidup ini ya... Yang ga kenal Allah aja bisa bersyukur sehebat itu, harusnya kita lebih bisa 'melek' hikmah dibalik setiap kegagalan, samapai akhirnya kegagalan kita habis dan kita hanya tinggal menuai kesuksesan.

--semoga bermanfaat-- :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar