Judulnya bener ato ga ya..haha, ok, itu ungkapan asal yang pada intinya "Selamat datang di Suasana Ramadhan". Biar kerenan dikit, istilah suasana jadiin aja atmosfer. Nyambung ga nyambung ya disambung2in aja ya...
Baidewei, ramadhan emg uda di pelupuk mata ya.. Malam nanti uda shalat taraweh.
Hhh, Ramadhan....
Ada rasa kehilangan saat akan menjemputnya. Bukan kehilangan karna ga bisa kalap makan sepuasnya ato maen sepuasnya. Ada yang hilang, pokoknya ada yang hilang..
Ok, ini agak melow dikit ya...
Setahun lalu, di hari yang sama ketika Ramadhan di pelupuk mata...Ribet sana sini, rapat ini itu. Tak pernah seminggu sebelum Ramadhan bisa punya waktu sndiri, no way, pasti slalu ada agenda rapat, belum agenda kerja bakti. At that time, huuuh, capeknya...berasa inginnya beraktifitas layaknya manusia normal biasanya ... *Eh, halo, ini bukan berarti saya tdk normal ya, sodara...Jgn artikan scr harafiah,plis..*
Stahun lalu, agenda Ramadhan tersusun rapi *yang tak jarang saling 'berdesak-desakan*, demi sebuah kota kecil yang memenuhi ruang hatiku, KOTAGEDE, demi sebuah kampung kecil yang menjadi saksi kedewasaanku, BOHAREN, dan demi sekumpulan anak-anak penuh energi disana AL-MA'ARIF.
Kotagede
jadi ingat dg segala tentangnya..tar deh, next posting kita bahas mengenai kote kecil namun selalu dibilang 'Gede' ini..hahaha...aneh!
ok, kembali ke topik kita..
Ramadhan ini ga akan lagi kepontang panting...pagi harus kuliah, siang ngejar wawancara..(bahkan kadang ada yang wawancara hbs jamaah subuh). Oia, wawancara ini memang benar2 cari berita lho..Nah, ini salah satu yang paling dikangenin. Karna dengan latar belakang apapun, begron apapun, mo yang abg sampai yang uda tua (tua dalam artian kami adl diatas 27) di sini, di sebuah tempat produksi buku khusus yang hanya di terbitkan di Kotagede smua akan menjelma bak wartawan dan wartawati. Editor bagi yang sdh bpengalaman di bidangnya, dan layouters. Its called "BrOsur Lebaran AMM". Bergadang sampai larut malam sudah jadi makanan sehari2, terlebih mendekati deadline. Diprotes massa jg pernah jd pengalaman.Seru..seru..Pejuang BrOsur, semangat y!!!
Agenda padat lainnya adalah rapat, rapat dan rapat. Tak ada hari terlewat tanpa rapat, itulah Ramadhan. Mulai mengurus kegiatan anak2 di sekitar rumah that we called Pengajian Al Ma'arif dari A sampe Z. Mulai dari pendidikan selama Ramadhan sampai bulan syawal tiba. Keseruan terjadi saat menghadapi Takbiran. Sudah menjadi budaya kalo malam akhir ramadhan selalu diadakan perlombaan antar pengajian anak2 di Kotagede. Meski bukan termasuk salah satu langganan juara, berjuang bagi tempilnya anak2 itu adalah kenangan tak terlupakan. Dengan modal minim yang kami dapat dg bercucuran keringat (alay..), kami coba aplikasikan lewat kostum dan "ubo rampe" takbiran lainnya. Akan sangat jelas kami mungkin tak akan menang, tapi kelelahan terbayar lunas ketika melihat anak2 tersenyum bangga dengan kostum yang mereka buat dari pagi sampe sore tiap harinya... Subhanallah...
Ini contoh lampion, bukan dr pengajian saya, tp masih dr pengajian di kotagede tentunya..(maaf tak pinjem fotonya ya..)
Dan masiiiih banyak lagi. Panganan buka puasa, kemacetan saat jam menunjukkan pukul 16.30 di depan,samping, hingga belakan pasar kotagede demi sebuah menu buka puasa yang dapat dipilih sesuka hati dan murah meriah.
Ah,ibu...jadi ingat engkau. Tahun lalu mungkin hanya sahur yang sering kulakukan di rumah. Sedangkan buka puasa, kebanyaka pasti kuhabiskan di kantor pcm (a.k.a brosur), reuni bareng temen, bahkan tak jarang di perjalanan.
Hidup memang tak selamanya sama. Pun dengan ramadhan yg akhirnya akan kulalui dengan atmosfrer yang berbeda. Boleh dibilang mungkin ini akan menjadi 'normalisasi' menjalani Ramadhan (meski ga normal jg karna jauh dr kluarga), menjadi fokus hanya pada memperbaiki amal dan amal. Yang mengejar khatam Qura'an yang selama ini tak pernah tercapai, yang mengejar sunah2 yang mungkin kemaren blm sempat terjamah.
Yak, Ramadhan lalu ku memang indah..sangat indah, sangat kurindukan..Tapi di sinilah dimulai tahap baru..Tahap dimana aq hanya mampu menyumbangkan doa, harapan dan sedikit kemampuan, meski tak mampu langsung berkarya...
Sukses untuk ramadhan kawan2ku di Kotagede. . .
Sukses untuk Ramadhan adik2ku di Al Ma'arif, Boharen . . .
Nikmati hari kalian sebelum nantinya kalian akan merindukan lelah itu. . .
MARHABAN YA RAMADHAN
Mari jemput Ramadhan dg niat suci...
Mari perjuangkan hingga hari kemenangan tiba...
MOHON MAAF LAHIR BATHIN...
--Smoga brmanfaat-- ^_^v
MARHABAN YA RAMADHAN ...
BalasHapusiy cyang ... insyaAlla nantiny umi akan kembali dg kesibukan sp dlu2 cyang ... mereka NA dan Al-ma`arif jg merindukan umi ...
bismillah ... smg Allah memebrikan restu kembali pd Umi untuk berkarya bersama NA dan Al-Ma`rif ...
Met Puasa Ramadhan y cayang ....
mbrebes mili rasane (pinginnya) baca post-mu yang ini...
BalasHapussetuju banget dengan kata2mu itu bu, "Nikmati hari kalian sebelum nantinya kalian akan merindukan lelah itu. . .". Tak terbayangkan sebelumnya aku skg merasakan itu...sangat merasakan (alay...(seperti katamu))...saat-saat itu...
tapi skg kita di tempat yang baru yang tentunya pada suatu hari nanti juga akan kita rindukan kalo kita udah di tempat lain (hope in Java mood :ON (luwih alay..))
SEMANGAT UNTUK DIRIMU, DIRIKU, DAN KITA SEMUA yang ada di perantauan ya...
KEEP FIGHTING!!!
eh iyo, ketinggalan...
BalasHapusMARHABAN YA RAMADHAN..
SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1431 H..
maaf lahir batin ya...